Lembaran itu berubah kusam
Menyerupai tumpahan hati
Yang terberai menjadi bagian kecil,
Menyisakan isak tangis yang tertahan
Aku menemukannya di sudut paling dasar,
di relung hatiku
di relung hatiku
Terdiam,
tanpa suara
tanpa suara
Hanya berteman sepi dalam kegelapan
Menunggu sang waktu berbaik hati menjemput ajalnya.
Perasaan itu..
Aku menguburnya dalam kesunyian
Bertabur rindu yang membiaskan
Batasan cinta dan benci
Rasa sakit dan luka
yang tak pernah terobati
dan kehadiran yang diabaikan
lalu kemudian dicampakkan
lalu kemudian dicampakkan
oleh ego seorang anak manusia
Kemasi kasihmu, hai hatiku..
Satu hal yang harus kau tahu,
Seorang yang benar mencintaimu tak akan menyakitimu
Untuk alasan apapun.
Dan
Kau harus tahu
siapa yang setia mendampingimu
Dalam keadaan apapun..
-kisah sebuah hati dalam perjalanannya, 21.12.13-






