Sebenarnya saya termasuk
orang yang kurang percaya dengan feng shui, tapi lingkungan saya beberapa bulan
ini sedikit banyak memaksa saya mempercayai feng shui. Menurut kepercayaan orang Tionghoa, angka 9 merupakan nomor
terbesar tunggal dan berkonotasi dengan "Kaisar Cina" - jubahnya adalah dengan sembilan naga
ditasnya. 9 adalah nomor beruntung karena dalam bahsa Mandarin, pengucapan kata
sembilan (qiu) mirip dengan pengucapan kata panjang umur, dan berkonotasi
dengan kebahagiaan dan keberuntungan. Karena nomor 9 adalah angka tertinggi,
itu artinya kosmik mencapai kepuasan tertinggi.
Dalam penyembuhan cara Islam,
angka 9 adalah angka yang penting karena mengacu pada sembilan titik dalam diri
yang membentuk Enneagram.
Bagi saya, 9 adalah
berarti kebahagiaan sekaligus kesedihan..
9 bulan kebersamaan..
9 tahun perjalanan kisah saya..
9 tahun cerita terjalin dengan sangat indah..
9 tahun penuh kebahagiaan..
9 tahun merangkai alunan nada hingga tercipta melodi..
9 tahun untaian puisi tercipta..
Perjalanan yang saya
lewati terasa begitu sempurna dengan balutan keceriaan, tawa, canda dan pernuh
kebahagiaan. Dengan sedikit bumbu air mata, kesedihan dan perjuangan tanpa
kenal lelah untuk kebersamaan ini. Rasanya tulisan saya mengenai kisah ini tak
akan pernah habis dan tak dapat digambarkan dengan kata-kata, hanya perasaan
dan emosi yang berbicara. Kenangan akan kebahagiaan ini tidak akan terhapuskan
sepanjang hidup saya. Hanya satu nama yang terpatri dalam hati saya, dan tak
akan pernah tergantikan.
Hanya dua hal yang bisa saya ungkapkan akan kisah ini,
9 tahun yang begitu berharga..dan
9 tahun yang begitu sempurna..
“Urin chon saeng yon buniya, sweet lovelly heart (amien)
“What if we were
made for each other
Born
to become best friend and lovers
I
want to stay right here in this moment with you
Over
and over again..”






