Bali, sebuah pulau yang selalu
terdengar indah. Keindahan dan keunikan pulau ini tidak akan pernah habis kita
nikmati. Selalu saja ada hal baru yang ditawarkan oleh pulau dewata ini.
| Tari Kecak |
Saya juga sempat mengunjungi Garuda Wisnu Kencana Park atau yang
lebih dikenal dengan sebutan GWK adalah sebuah patung pahatan dewa Wisnu yang
sedang mengendarai Garuda. Proyek pembangunan patung ini sempat terhenti sejak peletakan batu pertamanya pada tahun 1997 silam tetapi diharapkan akan dirampungkan dalam waktu tiga tahun mendatang. Bila selesai nantinya patung GWK ini akan menjadi patung terbesar dan tertinggi di dunia dengan tingginya yang mencapai 126 m.
Dan hal lain yang saya lakukan tentu saja
dengan berburu kuliner khas Bali. Nasi pedas bu Andika menjadi pilihan pertama
saya, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel tempat saya
menginap. Nasi pedas bu Andika menawarkan aneka ragam masakan rumahan khas Bali
dengan selera pedas, mulai dari ayam kecap pedas, teri goreng, terung pedas
sampai dengan papaya muda (saya lupa nama khas balinya) yang serba pedas dengan
harga bersahabat.
| Ayam Betutu Gilimanuk |
Ayam betutu gilimanuk menjadi
santapan malam saya, jika ayam goreng sudah biasa, yang saya nikmati kali ini
adalah ayam betutu kuah, disajikan dengan plecing kangkung dan sambal matah dan
kacang goreng yang renyah, terasa begitu Bali di lidah saya.
Seorang teman menawarkan saya untuk
menikmati panganan ringan khas Bali, yaitu rujak kuah pindang, semacam rujak dengan buah-buahan seperti bengkoang, mangga, salak dan pepaya muda dengan kuah pindang yang segar. Dan ditempat
rujak ini saya menemukan panganan lainnya seperti Tipak Canthok dan Es Daluman (di Jawa Barat dikenal dengan nama Es Cingcau)
| Hidangan Seafood Bakar |
Dan tempat terakhir yang selalu saya tunggu ketika berkunjung ke kawasan wisata pantai adalah sajian khas seafood. Menega Cafe menjadi pilihan saya. Ragam pilihan seafood ditawarkan, mulai dari cumi, udang, sampai berbagai jenis ikan. Rasa seafood yang gurih dan suasana tepi pantai Jimbaran selalu menjadi penutup liburan yang menyenangkan.
- kuta, 16092014 -










