Kehilangan, iya kehilangan. Perasaan itu yang kerap hadir ketika
seseorang yang biasanya bersama kita, menemani kita tiba-tiba harus terenggut dari
kita. Meninggalkan untuk selamanya. Sama halnya seperti saat seseorang yang
pergi dari hidup kita karena takdir tak mempersatukan kita dengannya. Kesedihan
dan kehilangan itu sama-sama terasa, bedanya suatu saat kita mungkin bisa
bertemu, walau dengan keadaan yang berbeda. Tapi saat seseorang meninggalkan
kita karena maut menjemput, rasanya lebih dari sekedar bersedih.
Kangen tapi ga bisa ketemu, hanya bisa melihat wajahnya dari sebuah
foto. Rindu dengan suaranya, hanya bisa didengarkan dari sebuah rekaman suara. Kadang,
terlintas hal-hal yang menjadi kebiasaan, ucapan-ucapan dan bayangannya di
tempat yang pernah dikunjungi bersama.
Kehilangan, berteman sepi dan rindu. Tanpa bisa menyentuh, tanpa bisa
memeluk ataupun mendengarkan senandung nyanyiannya.
Hanya sebaris doa
yang ku bisikan, “Semoga kau bahagia disana, di tempat terbaik di sisi-Nya.
Selamat jalan, om tersayang..”
- 30.01.13 -






