![]() |
| love couple grow old together |
Sama
seperti awal bulan-bulan sebelumnya, saya terbiasa bertemu dengan para
pensiunan negara. Beberapa diantaranya cukup akrab dengan saya karena hampir
setiap bulan mereka menghampiri saya dan kami terlibat percakapan-percakapan
ringan. Diantara para pensiunan tersebut ada seorang pensiunan yang paling
menarik perhatian saya. Sebutlah bapak Andy, beliau terbiasa datang ditemani
sang istri dan cucunya. Interaksi dan gesture tubuhnya selalu
mengisyaratkan cinta tanpa batas untuk istri tercintanya. Kemudian sambil
menggandeng dan menatap penuh cinta terhadap istri yang telah menyelesaikan
transaksi hari itu mereka akan berpamitan pada saya. Dan saya selalu menunggu
kehadiran mereka kembali di awal bulan berikutnya.
Beberapa
bulan yang lalu bapak Andy datang sendirian ke meja saya, wajahnya terlihat
murung dan kebingungan. Ketika saya tanyakan penyebabnya, ternyata istrinya
telah berpulang meninggalkan dia beberapa hari sebelumnya. Ia yang terbiasa
datang dengan istrinya kemudian melakukan transaksi awal bulan yang biasa
dilakukan istrinya dahulu. Tampak kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam
pada diri bapak Andy, dan saya ikut terlarut dalam cerita kesedihan yang beliau
rasakan.
Hari
ini, seperti bulan-bulan berikutnya bapak Andy datang pada saya. Saya melihat
perubahan drastis pada beliau. Tubuhnya yang dulu bugar dan sehat, sekarang
tampak sayu dan lebih kecil. Lantas kami terlibat percakapan ringan seperti
biasa, saya tanyakan kondisi beliau yang tampak berbeda. Ini sepenggal
percakapan saya dengan beliau:
Sejenak
saya terdiam, betapa besar rasa cinta bapak Andy untuk almarhumah istrinya.
Mungkin sebesar itu pula rasa kehilangan yang beliau rasakan. Dapat saya
bayangkan betapa beratnya perjuangan beliau menghadapi hari-harinya setelah
ditinggalkan sang istri. Berpuluh-puluh tahun beliau hidup didampingi sang
istri tercinta, dan kini dalam sekejap keadaan itu berbalik. Kecintaannya yang
besar terhadap istrinya membuat rasa sakit atas kehilangan istrinya itu, ia
rasakan setiap waktu, hanya saja mungkin tidak tampak bagi orang lain.
Ada
sedikit perasaan iri terhadap almarhumah istri bapak Andy, beliau selalu
dicintai dan ada di hati bapak Andy. Kemudian selintas terpikir akankah ketika
saya tua dan akhirnya meninggal ada orang yang bersedih dan mencintai saya
seperti bapak Andy terhadap almarhumah istrinya? Mungkin hanya waktu yang dapat
menjawab pertanyaan di benak saya.
Hal
yang saya pelajari hari ini adalah cinta itu tidak pernah berkesudahan,
walaupun orang yang kita cintai meninggalkan kita untuk selamanya tapi rasa
cinta itu akan selalu ada sepanjang usia. Dan rasa kehilangan akan orang
tersebut meninggalkan luka yang tidak terlihat dihati kita.







