RSS

Rela

“Kamu tau apa yang kamu lakukan?” tanya Evan sore itu. “Sebagai sahabat, aku ngga ingin ngeliat kamu seperti ini.”

“Iya” jawabku.

“Tahu apa akibatnya?” tanyanya kemudian seolah hendak menahanku untuk tidak mempertahankan hubunganku dengan Arvin yang sedang goyah. Ia tahu betul hancurnya perasaanku ketika tahu Arvin bermain api dengan orang yang dia kenalkan sebagai teman kantornya. Sementara hubunganku dengan Arvin sudah berjalan lebih dari 6 tahun dengan tanpa pertengkaran besar.

“Iya..” jawabku pendek. Evan menatapku lekat seolah tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.

“Apa yang membuatmu bertahan, Div?” ujarnya.

“Cinta dan sayang..” jawabku. Evan yang duduk disebelahku hanya menggelengkan kepalanya masih dengan tatapan tidak percaya pada jawabanku. Wajar saja dia bertingkah demikian mengingat semua kejadian yang menimpa pada hubunganku dengan Arvin. Evan menjadi satu-satunya tempatku mengadu, ia adalah saksi hidup perjalanan cintaku dengan Arvin. Iapun seolah ikut merasakan kepedihan hatiku kala itu. Jelas jika ia tidak setuju dengan sikapku yang terlihat selalu diam terhadap kelakuan Arvin.

“Jika dia melepasmu?” tanyanya kemudian

“Aku lepas dia..” jawabku perlahan. Terlintas kejadian demi kejadian yang memporak porandakan hati menjadi serpihan tak berbentuk oleh perilaku Arvin, kekasihku. Pun ketika aku telah berusaha menyatukan kembali serpihan itu, Arvin kembali membuatnya terberai. Seketika mataku terasa hangat oleh genangan airmata yang belum sempat terjatuh.

“Jika dia tidak melepasmu?” sambungnya.

“Aku tidak akan melepasnya..”

“Mengapa kamu jadi seperti ini, Diva?” tanyanya lembut berusaha mencari arti dari jawabanku.

“Aku lelah untuk mengenal yang lain..” ujarku sambil tertunduk dan menahan tangis yang sejak tadi akan tumpah.

“Kalau dia belum lelah sepertimu?”

“Aku akan merelakan apa yang bukan menjadi milikku… God knows who belongs in my life and who doesn’t. I try to trust and let go. Whoever is meant to be there, will still be there.” jawabku berusaha tegar dengan tangis yang tertahan.



- Jakarta, 240115 -

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment