RSS

25Minutes

Sebuah lagu kadang bisa menyentuh emosi, membangkitkan kenangan, ataupun menjadi sebuah pelajaran. Ada beberapa lagu yang entah mengapa jika saya memutarnya selalu membuat hati saya tersentuh, apalagi kalau mendalami liriknya. Seperti lagu 25 Minutes milik Michael Learns To Rock ini.
Menceritakan seorang pria yang telah melakukan perjalanan kesana kemari (entah perjalanan hati ataukah perjalanan yang sesungguhnya) dan pada akhirnya menyadari jika wanita yang sempat ditinggalkannya adalah wanita yang paling tepat untuk dirinya. Ketika dia hendak memintanya untuk kembali dan meminta maaf atas semua yang pernah dia lakukan terhadap wanita itu, dia menemukan wanita tersebut telah mengikat janji setia dengan hanya terpaut 25 menit dari saat mereka bertemu. 25menit yang mengubah seluruh kehidupannya selamanya, 25menit yang akan selalu di sesali seumur hidup sang pria.


25Minutes – Michael Learns To Rock

After some time I’ve finally made up mind
she is the girl and I really want to make her mine
I’m searching everywhere to find her again
to tell her I love her and I’m sorry ‘bout the things I’ve done

I find her standing in front of the church
the only place in town where I didn’t search
She looked so happy in her wedding dress
but she cryed while she was saying this

Chorus: Boy I’ve missed your kisses all the time but this is
twentyfive minutes too late
through you travelled so far boy I’m sorry you are
twentyfive minutes too late

Agains the wind I’m going home again
wishing me back to the time when we were more than friends  

But still I see her in front of the church
the only place in town where I didn’t search
She looked so happy in her wedding dress
but she cryed while she was saying this

Chorus: Boy I’ve missed your kisses all the time but this is
twentyfive minutes too late
through you travelled so far boy I’m sorry you are
twentyfive minutes too late

Out in the street places where hungry hearts have nothing to eat
Inside my head still I can hear the words she said

Chorus: Boy I’ve missed your kisses all the time but this is
twentyfive minutes too late
through you travelled so far boy I’m sorry you are
twentyfive minutes too late

I can still hear her say..


Saya kira banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari lagu ini, salah satunya “jangan pernah ragu untuk mengungkapkan perasaan kita sebelum terlambat, apalagi terhadap orang yang benar-benar kita sayangi.




- Jakarta, 261014-

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Nyerah

Are you sure?” tanya Shakia sahabatku.
Yes, I’m sure.” Jawabku.
“Tapi dear, dia bukan satu-satunya laki-laki di dunia ini yang pengen jadi pendamping kamu! Look at him, he’s so not you!” ujarnya.
“Kenapa?” aku balik bertanya.
Please Petra, kamu bisa mendapatkan yang lebih dari dia. Dia bukan tipe kamu. Beda banget sama mantan-mantan kamu yang sebelumnya. Jauh beda sama Daffa.” Tukasnya kemudian.
Well..?” ujarku.
“Ya.. lantas kenapa kamu memutuskan untuk menerima lamarannya? Aku bisa cuma ngga habis pikir dengan apa yang kamu lakukan.” Jawabnya setengah bergumam.
“Hmm..” gumamku.
“Petra, aku tanya sekali lagi. Kamu yakin mau ngelakuin ini? Kamu yakin mau nikah sama Ardi? Kamu yakin ngasiin hidup kamu ke orang yang bahkan sama sekali ngga berjuang untuk ngedapetin kamu?”
“Iya..” jawabku.
Come on dear, I’m serious!”ujarnya.
“…”, “Shakia, I’ve learn a lot from the past. Mungkin benar seperti yang kamu bilang, Ardi tidak seperti mantan-mantan aku terdahulu. Satu hal yang harus kamu sadari bukan berarti dia ngga berjuang untuk ngedapetin aku. Walau tanpa kompetisi, tapi dia berjuang untuk ngedapetin hati aku dari diri aku sendiri. Biarpun selama ini aku ngga pernah ngasi perhatian ke dia, ataupun selalu ada pria lain yang mampir di hidupku..tapi dia ngga pernah benar-benar pergi dari hidupku.”
“Dan itu alasan kamu menerima lamaran untuk menjadi pendamping hidupnya?”
“Ngga, tapi aku menyerah. Aku yang nyerahin diri aku kepada dia.”  Ujar Petra sambil tersenyum.




-Bogor, 200914-

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Short Vaca, Bali

Bali, sebuah pulau yang selalu terdengar indah. Keindahan dan keunikan pulau ini tidak akan pernah habis kita nikmati. Selalu saja ada hal baru yang ditawarkan oleh pulau dewata ini.

Liburan saya kali ini di Bali adalah dengan menyusuri pantai-pantai cantik yang mengelilinginya. Kuta dan Seminyak adalah pantai yang terkenal dengan keramahan ombak yang seringkali dinikmati wisatawan mancanegara dengan berselancar, kawasan Uluwatu yang terkenal dengan pura dan tarian kecak yang tersohor, pantai Sanur dengan keindahan matahari terbit dan Pandawa dengan tebing-tebing elok disepanjang pantainya. Green Bowl atau dahulu disebut dengan Bali Clift, disebut Green Bowl karena memang penampakan Pantai ini dari atas terlibat seperti sebuah mangkuk raksasa berwarna hijau. Dreamland masih menawarkan keindahan pantai pasir putih tapi pesonanya tidak sebanding dengan namanya karena kawasan Dreamland sekarang terkesan kurang bersih. Tak lupa kawasan Tanjung Benoa dengan ragam permainan airnya ( disini saya jatuh cinta dengan Parasailing dan Jet Ski J ).


www.fortaelle.blogspot.com
Tari Kecak

Saya juga sempat mengunjungi Garuda Wisnu Kencana Park atau yang lebih dikenal dengan sebutan GWK adalah sebuah patung pahatan dewa Wisnu yang sedang mengendarai Garuda. Proyek pembangunan patung ini sempat terhenti sejak peletakan batu pertamanya pada tahun 1997 silam tetapi diharapkan akan dirampungkan dalam waktu tiga tahun mendatang. Bila selesai nantinya patung GWK ini akan menjadi patung terbesar dan tertinggi di dunia dengan tingginya yang mencapai 126 m. 

 Dan hal lain yang saya lakukan tentu saja dengan berburu kuliner khas Bali. Nasi pedas bu Andika menjadi pilihan pertama saya, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel tempat saya menginap. Nasi pedas bu Andika menawarkan aneka ragam masakan rumahan khas Bali dengan selera pedas, mulai dari ayam kecap pedas, teri goreng, terung pedas sampai dengan papaya muda (saya lupa nama khas balinya) yang serba pedas dengan harga bersahabat.

Ayam Betutu Gilimanuk
Ayam betutu gilimanuk menjadi santapan malam saya, jika ayam goreng sudah biasa, yang saya nikmati kali ini adalah ayam betutu kuah, disajikan dengan plecing kangkung dan sambal matah dan kacang goreng yang renyah, terasa begitu Bali di lidah saya.


Seorang teman menawarkan saya untuk menikmati panganan ringan khas Bali, yaitu rujak kuah pindang, semacam rujak dengan buah-buahan seperti bengkoang, mangga, salak dan pepaya muda dengan kuah pindang yang segar. Dan ditempat rujak ini saya menemukan panganan lainnya seperti Tipak Canthok dan Es Daluman (di Jawa Barat dikenal dengan nama Es Cingcau)

Hidangan Seafood Bakar
Dan tempat terakhir yang selalu saya tunggu ketika berkunjung ke kawasan wisata pantai adalah sajian khas seafood. Menega Cafe menjadi pilihan saya. Ragam pilihan seafood ditawarkan, mulai dari cumi, udang, sampai berbagai jenis ikan. Rasa seafood yang gurih dan suasana tepi pantai Jimbaran selalu menjadi penutup liburan yang menyenangkan. 





- kuta, 16092014 -

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Let it Go

“Kenapa lagi lu, ngga cukup ditelepon? Ato udah bosen bermuram durja?” tanyaku sambil tersenyum pada sesosok pria yang sudah ku anggap sebagai sahabatku itu dan mengambil tempat dihadapannya.
“Gue suka sama dia, Na, sama Risa. Susah nyari cewek yang sama seperti gue yang gue suka.” Jawabnya tanpa basa-basi.
“Menurut gue, elo tuh sebenernya masih cinta sama Indah dan elo terlalu gengsi untuk mengakui itu. Risa hanya lu jadiin alat karena secara fisik & kebiasaan mereka berdua tuh mirip. Lebihnya Risa, dia satu keyakinan sama elo.” Ujarku.
Christian hanya terdiam dengan tatapan kosong mendengar perkataanku.
“Tian, gue tau sedalem apa perasaan elo sama Indah & gue juga tau gimana perasaan elo sama Risa. Apa elo yakin dengan selalu menyakiti perasaan Indah dan menghindar dari dia bikin elo tenang? Apa elo yakin dengan selalu memperhatikan Risa bakal bikin perasaan elo terhadap Indah bakal pudar? Gue kira ngga. Indah memang bakal menjauh dari hidup elo, tapi itu ngga akan ngilangin perasaan elo.” Tuturku kemudian.
“Gue.., entahlah gue pikir Risa bisa gantiin Indah di hidup gue. Gue takut buat ketemu sama Indah, gue takut kalo gue ketemu sama dia, gue pengen memiliki dia lagi sementara gue tau itu ngga mungkin. Gue terlalu sayang sama Indah walopun mungkin pada akhirnya sikap gue selalu bikin dia terluka.” Jawabnya sambil menyesap segelas Cappucino dihadapannya.
“Apa dengan Risa elo pikir lebih mungkin?” tanyaku penasaran.
“Seenggaknya dengan Risa, hanya adat yang jadi halangan.” Jawabnya.
 Kami sama-sama terdiam, sementara orang-orang semakin ramai menyesaki ruangan café ini.
“Tian, menurut gue udah saatnya lu menata hidup loe. Loe ngga bisa terus-terusan berharap pada orang yang udah jadi pasangan hidup orang lain. Pikirin perasaan pasangan Risa & keluarganya kalo tau keadaan yang sebenernya. Elo tuh cakep, baik, cewek mana yang bakal nolak elo? ELo cuma terlalu takut ngga bisa dapetin cewek seperti Indah ato Risa lagi di hidup elo. Mau sampai kapan elo bertahan di keadaan ini?”.
”Gue ngga bisa ninggalin Risa..”ujarnya.
“Kalo gitu gue ngga bisa bantu apa-apa lagi. Gua cm pengen ngeliat elo bahagia, tapi semua balik lagi ke diri elo sendiri. Satu hal yang elo lupain, sometimes the best way is to let it go and letting something go will give you everything. You just have to wait a perfect God time .” tuturku.
Ia hanya terdiam, masih dengan tatapan kosongnya. Entah pikirannya kembali berkelana pada sosok perempuan yang dicintainya, pada perempuan yang ia harapkan ataukah pada kebahagiaan yang akan ia dapatkan walau entah kapan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rangkaian Mimpi

“Kamu tidak pernah memahami apa yang kurasakan, Rasya.. Dalamnya rasa sakit yang aku rasakan karena perlakuanmu, dan pedihnya luka di hati ini.
Ribuan kali aku berusaha menepikan perasaan sayangku, ribuan kali pula aku mencoba menyangkal kalau aku masih sayang kamu, tetapi kenapa sekarang tiba-tiba kamu datang kembali? Apalagi yg kamu harapkan dariku?”.

“Aku mencintaimu, aku membutuhkanmu, itu yang selalu kamu bilang ketika aku mempertanyakan kesungguhanmu padaku. Tapi aku tak pernah merasakan hal yang sama seperti yang kamu katakan. Sikap dan ucapanmu selalu bertolak belakang, lantas apalagi yang harus aku percayai dari kamu?”

“Ucapmu kamu paham apa yang aku rasakan tapi kamu tidak pernah menjadi aku & kamu tidak akan pernah sedikitpun mengerti perasaan aku. Makanya kamu selalu melakukan hal yang sama, menyakiti perasaanku.”

“Masih terngiang jelas di telingaku ucapanmu dimalam ketika kita beradu argument karena kamu membela perempuan yang kamu bilang hanya sebatas teman bermain musik. Padahal aku tau kamu punya hubungan lain dengannya. Saat itu kamu bilang masaku untukmu sudah lewat..kini adalah masanya di hidupmu..dan ribuan kata lain yang membuatku terluka. Itu menjadi bagian dari rangkaian luka yang berkepanjangan buatku karena setelahnya, kamu datang kepadaku lagi dan sekarang kembali menemukan perempuan lain untuk kamu kencani dan pada akhirnya mencariku lagi.
Lantas apa artinya aku untuk kamu selama ini? Apakah hanya sebuah barang yang kamu simpan ketika kamu butuhkan dan kamu buang ketika kamu tak memerlukannya?”

“Aku tahu keyakinan membuat kita sulit untuk bersatu. Tapi aku selalu percaya ketika Tuhan berkehendak, maka tak ada yang tak mungkin.
Rasya, aku memberikanmu kesempatan untuk berubah karena aku percaya ada alasan lain dibalik semua sikap kamu. Hanya saja kali ini aku merasa lelah, terlalu lama hatiku kamu sakiti, luka yang kamu buat di masa lalu pun belum sempat mengering, kini kamu balut dengan luka yang lain.

“Memang kamu pernah berucap kalau aku adalah hidup kamu, aku adalah sebagian dari diri kamu, dan kata-kata lain yang dulu selalu membuatku percaya akan cintamu. Tapi itu tak berarti apa-apa..hanya sebuah kata-kata buatmu.
Hatiku lelah Rasya, semua yang aku lakukan tak pernah berarti dimatamu, kehadirankupun tak pernah kamu anggap.. Enam tahun aku mendampingimu dalam suka ataupun duka, tapi rasanya semua tak ada artinya..”

“Aku tak pernah menyerah terhadap kamu, tapi aku menyerah terhadap diriku.. Aku menyerah pada hati yang tak ingin lagi tersakiti..
Mungkin Tuhan mengirimmu hanya sebagai rangkaian mimpi buatku agar aku tersadar bahwa hidup tak selamanya indah..”, ucap Ayla pada sesosok pria dalam foto di genggamannya.



-Jakarta, 31.01.14-


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Culinary Post, Cirebon


Cirebon, sebuah kota di kawasan pantai utara jawa dengan keunikan khas kota keraton. Cirebon adalah salah satu kota di Indonesia yang mempunyai Keraton di lingkunan pemerintah daerahnya. Akhir pekan yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjung kota wisata ini.

Cirebon mempunyai 2 keraton, yaitu Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman. Kali ini saya hanya sempat mengunjungi keraton Kasepuhan karena waktu yang saya miliki di kota ini sangat terbatas. Sisa-sisa kemegahan waktu lampau tergambar di Keraton Kasepuhan ini, hanya  sayang beberapa area dibiarkan tidak terawat dan ketika saya berkunjung ke Keraton Kasepuhan ini pihak Keraton telah mengadakan acara Maulud Nabi. Entah karena kurang koordinasi dengan dinas kebersihan terkait ataukah karena memang habis hujan sehingga sampah dari acara tersebut masih berserakan di  area keraton dan alun-alun yang menghadap persis muka keraton.

Satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke suatu daerah atau kota adalah mencicipi kuliner khas kota tersebut, dan pastinya saya mencoba kuliner di kota Cirebon ini. Kuliner khas Cirebon yang saya kunjungi pertama kali adalah Nasi Jamblang bu Nur. Sebenarnya ada beberapa nasi Jamlang yang terkenal disini, diantaranya nasi jamblang Mang Doel, nasi  nasi jamblang Bu Nur, dan nasi jamblang Pelabuhan.
Bedanya mungkin nasi jamblang bu Nur lebih sering berkicau di social media sebagai sarana promosinya. Bagi yang penasaran dengan nasi jamblang, nasi jamblang adalah nasi putih yang dibungkus dengan daun jati sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang khas. Lauk pauk yang ditawarkan hamper seragam, yaitu perkedel kentang, oseng kerang, sate telor, udang balado, sotong, dan masih banyak lagi.

Kuliner kedua yang sempat saya cicipi adalah Seafood H. Moel. Rumah makan seafood ini terkenal dengan udang tiger dan kepiting sokanya yang mengundang selera (saya selalu kehabisan kata-kata jika menggambarkan seafood ).

Sedikit rasanya hasil perjalanan saya kali ini, karena terbatasnya waktu dan hujan yang tak kunjung reda dari pertama kali saya sampai di kota ini dan masih banyak hal yang bisa saya eksplorasi di kunjungan berikutnya. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS