RSS

8th Kebahagiaan

Tulisan saya kali ini bercerita tentang seseorang yang selalu mengisi hari-hari saya selama beberapa tahun ini. Saya mengenalnya sejak masa sekolah tingkat pertama. Tapi kami dipertemukan kembali ketika mengenyam pendidikan di sekolah tingkat atas. Walaupun berbeda sekolah, nasib menyatukan kami dalam sebuah kasih.
Banyak hal yg terjadi, banyak pelajaran yg berarti.. itu yang saya dapatkan dari hubungan kami selain kebahagiaan pribadi. Dia yang selalu menguatkan dan mendampingi saya melewati masa-masa sulit, mendukung tanpa pamrih, memberikan semangat dan nasihat tanpa saya merasa digurui, dan memberikan penghiburan ditengah kesedihan. Dia selalu ada di tengah kegembiraan saya, berbagi keceriaan dan mewarnai kehidupan saya dengan kebahagiaan.
Dia dan saya adalah satu kesatuan. Tidak ada seorangpun yang tidak merasa iri melihat kami bersama. Dia totally melengkapi hidup dan kehidupan saya. Dan saya bangga serta bahagia memiliki dia sebagai seorang kekasih.
Kisah perjalanan kami seperti pelangi yang penuh warna. Mulai dari suka, duka, bahagia, keharuan, gembira dan tangisan, semua terangkum disana. Beragam hal yang terjadi pada kisah kami tidak melemahkan arti hubungan yang ada, justru sebaliknya kami semakin erat satu sama lain.
Apa yang saya rasakan kepadanya adalah nyata dan saya menyayanginya sepenuh hati saya. Walaupun jalan yang kami tempuh masih teramat panjang dan penuh dengan rintangan, saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkannya. Karena saya akan kuat dan saya mempunyai dia di samping saya.
Saya sangat bersyukur dan berterima kasih untuk semua kebahagiaan yang dia berikan selama delapan tahun ini. Mungkin tidak akan ada kisah lain yang sehebat dan seberarti kisah saya dengan dia dalam kehidupan saya.
Hari ini (30 Mei 2011), tepat 8thn sejak kisah perjalanan kasih saya dengan dia dimulai dan kami tetap bersama. Saya bersyukur telah mengenalnya dengan indah. Semoga di kehidupan yang akan datangpun saya akan kembali bersamanya. amien..
Happy 8th anniversary my sweet lovelly heart..
I love u always! xoxo

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hanya Sebuah Cerita (Part II)


Melanjutkan cerita saya yang sebelumnya ("Hanya Sebuah Cerita"), sudah hampir 4 bulan Bunga tak jua mendapatkan kabar dari C. Perasaannya kini semakin tidak menentu mengingat sepertinya C kini sedang berusaha untuk mencari perempuan lain. Hal ini diketahui Bunga dari status jejaring sosial milik C. Berulang kali Bunga berusaha untuk menghubungi C tetapi seperti biasa, C selalu diam seribu bahasa. “Akankah hubungan ini kembali berlanjut?” tanya Bunga dalam hatinya.
C yang dulu pernah menyentuh hati Bunga, kini meninggalkan sejuta tanda tanya dibenak Bunga sementara hatinya kian merindukan C. Banyak hal yang ingin Bunga lakukan bersama C, ataupun untuk mendapatkan hati C kembali. Haruskah Bunga menyusul C ke kotanya?
Kalaupun memang C tidak mengharapkan Bunga seperti dahulu, Bunga akan menerimanya dengan lapang. Hanya sebuah penjelasan yang diharapkan Bunga agar hatinya tidak selalu tak menentu seperti sekarang..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hanya Sebuah Cerita (Part I)

Seorang teman saya, sebut Bunga pernah bercerita ketika dia mempunyai pasangan (kita sebut A) dia kemudian terlibat sebuah hubungan dengan cowok lain (kita panggil C). Hubungan Bunga dan A sudah hampir 5 tahun, dari keseluruhan mereka adalah pasangan yang kompak dan hampir bisa dibilang kalau mereka cocok dari segi pribadi. Hanya saja ketika mereka menginginkan hubungan tersebut berlanjut ke jenjang berikutnya, ada beberapa hal yang rumit yang tidak bisa mereka temukan jalan keluarnya.
Bunga dan C adalah teman satu sekolah tetapi karena berlainan kelas, mereka tidak pernah saling mengenal dengan akrab, yang biasa mereka lakukan hanyalah saling melempar senyum. Bunga dan C dipertemukan oleh teman Bunga yang ternyata adalah teman sepermainan C. Bunga kemudian terlibat hubungan akrab dengan C. Walaupun hanya beberapa bulan C menemani Bunga karena C harus kembali melanjutkan studinya dikota Y, tapi cukup menimbulkan kesan bagi Bunga. Sebelum kembali ke kotanya, C berjanji akan segera menyelesaikan studinya dan menjalin hubungan yang lebih serius dengan Bunga.
Untuk beberapa saat, Bunga terlihat bimbang. Perasaan Bunga terhadap A memang sudah mendalam tetapi dia juga berpikir realistis untuk kemudian menjalin hubungan yang lebih serius dengan C sesuai dengan janji awal yang ditawarkan oleh C. Walaupun berat untuk berpisah, Bunga kemudian memutuskan untuk berpisah dengan A.  Tampak jelas raut kesedihan diwajah keduanya ketika perpisahan itu terjadi..
Dengan perasaan galau, Bunga segera mengabarkan keadaanya kepada C. C memang kembali hangat, tapi keramahan tersebut hanya bertahan beberapa bulan aja. Tanpa disangka C meminta hubungan mereka hanya sekedar teman biasa. Bunga berharap ada penjelasan dari C tetapi C hanya diam seribu bahasa dan tidak memberi kesempatan sedikitpun kepada Bunga untuk menjelaskan. Bunga kemudian mendapatkan informasi dari teman C, kalau C memiliki pendangan lain mengenai Bunga berdasarkan statusnya di jejaring sosial. Padahal menurut Bunga akunnya tersebut dapat dibuka dengan mudah oleh kawan-kawannya yang lain. Saat ini Bunga tidak dapat menghubungi C sekalipun sudah berkali-kali di telepon maupun sms.
Menurut saya, mungkin ada kondisi tertentu yang tidak dipahami oleh C begitupun dengan Bunga. Kita tidak bisa mengambil kesimpulan hanya dengan melihat status ataupun kicauan seseorang di jejaring sosial. Seharusnya mereka membicarakan hal ini dari hati ke hati karena mereka memiliki niat baik pada awalnya..
Merujuk ke tulisan saya sebelumnya mengenai "Skala Pertemanan"
mungkin skala pertemanan mereka seharusnya kembali ke 0 tetapi ternyata sikap dan perilaku C cenderung mengarah ke skala -1. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Skala Pertemanan

Saya memiliki teman yang ide atau pemikirannya menurut saya lebih matang kadang cenderung ajaib. Obrolan saya kali ini mengenai skala pertemanan.
Menurut teman saya, skala pertemanan dimulai dengan 0. Itu berlaku untuk seseorang yang kita mengenalnya sepintas ataupun tidak terlalu akrab. Skala 1 berlaku bagi teman yang kita mengenal orang tersebut dengan akrab ataupun sering berinteraksi. Sedangkan skala -1 dipergunakan untuk seseorang yang kita tidak pernah berinteraksi sama sekali, biasanya untuk musuh. Kalau saya gambarkan jelasnya akan menjadi seperti di bawah ini:


Nah kalo misalnya suatu saat mantan atau kecengan kita berkata “kita jadi teman aja” tetapi tidak pernah mau berinteraksi dengan kita lagi, apakah bisa kita kategorikan ke dalam kelompok skala teman?? Karena menjadi teman itu seharusnya berada di skala 0, bukan -1. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

I Miss You

Pernah ga kamu merasa kehilangan? Kehilangan akan sesuatu hal yang mungkin berharga dalam kehidupan kamu? Mungkin banyak diantara kita yang merasa kehilangan, entah karena barangnya hilang, kucing kesayangannya kabur atau ketika orang yang kita cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya.
Saya merasa bersedih dan terpukul ketika nenek yang saya kasihi meninggalkan saya tanpa saya sempat melihatnya untuk yang terakhir kali. Pun ketika saya kehilangan kekasih yang saya sayangi. Dari bermacam hal yang saya alami, akhirnya saya manyimpulkan bahwa rasa kehilangan yang ditimbulkan sebenarnya memiliki dampak dan perlakuan yang berbeda. Sebagai contoh, ketika barang kita hilang kita akan merasa cemas dan kehilangan tetapi perasaan itu akan segera reda karena kita dapat memiliki kembali barang tersebut dengan membelinya.
Pada saat orang yang kita kasihi meninggalkan kita, wajar jika kita merasa kehilangan dan bersedih. Proses penyembuhan kesedihan tersebut memang memerlukan waktu sampai kita benar-benar sembuh, akan tetapi perasaan itu akan kembali normal karena suatu saat kita dapat bertemu kembali dengan orang tersebut dilain waktu walaupun dengan keadaan yang berbeda. Minimalnya perasaan kangen terhadap orang tersebut dapat terobati.
Ketika seseorang meninggal, orang lain yang ditinggalkan akan merasakan kehilangan yang luar biasa mengingat kita tidak akan pernah bisa untuk melihatnya lagi untuk selamanya. Yang tersisa hanyalah foto dan kenangan tetapi tidak akan bisa menghapuskan rasa kangen kita terhadap orang tersebut. Jadi, selagi orang-orang yang kita sayangi masih ada bersama kita ada baiknya jika kita mempergunakan waktu dengan orang tersebut sebaik mungkin sebelum orang tersebut meninggalkan kita untuk selama-lamanya..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Surat Ijin Tidak Bekerja?

Percaya atau ngga saat kita ngga masuk kerja, ada beberapa perusahaan yang meminta pegawainya untuk membuat surat ijin berhalangan hadir tersebut. Padahal jaman kuliah dulu, surat ijin udah mulai ditinggalin. Orang tua dulu bilang “kalo mw ijin ya udah tinggal ga masuk aja, ga sah bikin surat-surat segala kaya anak sekolahan aja”.

Pengalaman saya, bikin surat ijin untuk anak sekolah rasanya lebih gampang ketimbang surat ijin tidak bekerja. Selain karena tidak terbiasa, juga dalam hal pemilihan kata untuk surat ijin bekerja lebih sempit dibanding ijin sekolah. Contohnya jika pada surat ijin sekolah kita bisa menggunakan kalimat tidak bisa mengikuti kegiatan belajar-mengajar/ pembelajaran... sementara pada surat ijin kerja kita menggunakan tidak bisa masuk kantor/bekerja... yang rasanya terdengar aneh ditelinga.
Di bawah ini saya temukan contoh surat ijin tidak bekerja, bagi yang membutuhkan tinggal edit aja bagian-bagian yang memang dirasa kurang pas.

Memang kebijakan tiap perusahaan berbeda satu dengan yang lainnya. Perusahaan membuat kebijakan dan peraturan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang berkaitan dengan kelancaran operasi dan administrasi perusahaan tersebut. Semoga saja kebijakan dan peraturan tersebut tidak hanya mementingkan keuntungan bagi perusahaan saja tetapi juga memperhatikan kesejahteraan karyawannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS